Analisis kata أخذ dan أخذت dalam Konteks Azab kepada Kaum Syu'aib dan Saleh dalam Alquran
Hilman Fitri Kepala Perpustakaan SDIT Uswatun Hasanah Allah Ta’ala telah berfirman mengenai kaum Shaleh di surat Hud sebagai berikut: وَأَخَذَ الَّذِينَ ظَلَمُوا الصَّيْحَةُ فَأَصْبَحُوا فِي دِيَارِهِمْ جَاثِمِينَ (67) “dan satu suara keras yang mengguntur menimpa orang-orang yang zalim itu, lalu mereka mati bergelimpangan di rumahnya,” Allah Ta’ala juga telah berfirman mengenai kaum Syu’aib di surat yang sama sebagai berikut: وَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا نَجَّيْنَا شُعَيْبًا وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ بِرَحْمَةٍ مِنَّا وَأَخَذَتِ الَّذِينَ ظَلَمُوا الصَّيْحَةُ فَأَصْبَحُوا فِي دِيَارِهِمْ جَاثِمِينَ (94) “dan tatkala datang azab Kami, Kami selamatkan Syu'aib dan orang-orang yang beriman bersama-sama dengan Dia dengan rahmat dari Kami, dan orang-orang yang zalim dibinasakan oleh satu suara yang mengguntur, lalu jadilah mereka mati bergelimpangan di rumahnya.” Pertanyaannya ialah mengapa Allah Ta’ala berfirman mengenai kaum Shaleh; وَأَخَذَ الَّذِينَ ظَلَمُوا الصَّيْحَةُ dengan...